Friday, October 26, 2012

May you stay forever young...



ADA YANG BILANG lagu ini ditulis ketiga Bob Dylan dan Sara menyelesaikan proses perceraian mereka. Dylan tahu ia tidak bisa bertemu anak-anak sesering yang ia mau, sehingga ia menulis lagu ini sebagai harapan seorang ayah untuk anak-anaknya. Ada yang bilang lagu ini ditulis khusus untuk anaknya Jakob tapi tak ada yang tahu yang sebenarnya. Dylan punya empat orang anak dari perkawinan pertamanya antara tahun 1966-1969 dan yang termuda bernama Jakob, yang kemudian membentuk band rock The Wallflower.

Di tahun 1973 Dylan bergabung dengan sebuah label rekaman baru Asylum Records setelah kontraknya dengan Columbia Records selesai. Dylan muncul kembali ke studio rekaman bersama backing band awalnya, The Band sekaligus mempersiapkan diri untuk sebuah tour besar. Mereka kemudian keluar dengan Planet Waves di mana lagu yang kaya makna pesan dari orang tua kepada anak ini dimunculkan. Seorang critic menggambarkan lagu ini sebagai "sesuatu yang hymnal dan penuh perasaan menceritakan keayahan Dylan." Dylan sendiri berkomentar: "Aku menulisnya sambil memikirkan salah seorang anakku dan tidak ingin menjadi terlalu sentimentil."


Lagu ini kemudian menjadi salah satu classic dari Dylan. Dylan menyanyikan lagu ini bersama The Band pada hari Thanksgiving tahun 1976 dalam concert "Last Waltz", yang kemudian difilmkan dan diluncurkan pada tahun 1978 bersamaan dengan sountrack albumnya.
Dylan memasukkan dua versi lagu ini dalam album Planet Wavers. Versi pertama adalah sebuah versi lambat dan diikuti oleh sebuah versi yang lebih cepat yang diberi judul "Forever Young (Continued)."

Sejumlah penyanyi yang telah membawakan lagu ini antara lain Joan Baez (1976), Diana Ross (1984), The Pretenders (1994), Susan Anton (2001), dan Meat Loaf (2003). Chrissie Hynde anggota band The Pretenders menyebut lagu ini: "It's got such a beautiful lyric. I just love it. He's the pride of our generation. The song is genius."

Bob Dylan dan anaknya Jesse di Woodstock, New York, 1968. (photo: Elliot Landy)
Lagu ini pun pernah dibacakan secara menarik sebagai puisi di acara televisi di US oleh Howard Cosell ketika Muhammad Ali memenangkan gelar kelas beratnya untuk ketiga kalinya. Pada tahun 2008 illustrator Paul Rodgers menerbitkan sebuah buku anak bergambar mengenai lagu ini. Lyric lagu ini digunakan sebagai story.

Pada Maret 2012 menandai 50 tahun diluncurkannya album perdana Dylan dan sekaligus 50 tahun Amnesty International, diluncurkan pula sebuah album tribute kepada Dylan berjudul "Chimes of Freedom." Dalam perayaan itu juga diluncurkan sebuah video dimana mentor Dylan, Peter Seeger menyanyikan Forever Young. Dalam video itu, kakek berusia 92 tahun ini bersama-sama dengan paduan suara anak-anak Rivertwon menyanyikan lagu ini.



Serangkaian kampanye media maya dilakukan untuk membuat orang mendownload video itu dengan harapan mengangkat Peter Seeger kembali ke 100 tangga lagu Billboard Hot, yang akan membuatnya menjadi orang tertua yang pernah muncul di Billboard chart. Usaha ini kemudian disebut sebagai "Forever Peter." Hasil dari penjualan ini didonasikan ke Amnesty International.

Bukan hanya itu penggunaan lagu ini dalam kultur pop, sejumlah serial TV menggunakan lagu ini sebagai soundtrack bahkan episode 12 dari Season 1 serial televisi Sons of Anarchy, dibuka dan ditutup dengan versi cover "Forever Young" yang dinyanyikan oleh Audra Mae.




Bahkan di tahun 2009 diremix lagi oleh wil.i.am untuk iklan Pepsi. Iklan itu diakhiri dengan slogan "every generation refreshes the world."




Tapi apapun cerita di balik lagu ini, lagu ini ditulis untuk semua ayah di muka bumi dan harapan mereka bagi masa depan anak-anak mereka. Itu saja, tak ada yang luar biasa. Seorang ayah akan berkata "aku akan menolongmu sebisaku, tapi engkau harus berupaya untuk masa depanmu. Justru karena kesederhanaan syairnya, lagu ini adalah sebuah masterpiece. "Semoga hatimu selalu dipenuhi sukacita, semoga lagumu selalu dinyanyikan, dan semoga engkau tetap menjadi muda."

Versi yang saya sukai dari lagu ini adalah versi yang dinyanyikan Joan Baez, yang kedengaran begitu mendayu dan sedih tak berdaya. Juga versi asli yang dinyanyikan Dylan menyayat hati setiap ayah dan ibu yang mengharapkan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Sebagaimana lagu-lagu Dylan yang lainnya, lagu inipun mendapat tempat dihati banyak orang sepanjang masa. Seorang berkomentar di YouTube:
"lagu ini dinyanyikan dalam pemakaman anakku. Ia berusia 22. Aku mengerti dampak dari lagu ini."
Beberapa setelah kematian Steve Jobs, Norah Jones menyanyikan lagu ini pada acara peringatan akan Jobs.



Seorang bernama Rick Stafford berkomentar dalam versi YouTube yang dinyanyikan Joan Baez:
"Ya ampun, lagu ini seakan membawa banjir emosi. Saya mengingat hari-hari itu dengan begitu jelas. Dan rambut saya telah beruban dan keriput saya telah muncul, namun dalam mata hatiku aku tetap muda selamanya."
Dalam sebuah komentar terhadap lagu ini, seorang bernama DJ Hope di New Jersey, AS berkata:
"When my daughter was born I was a policeman, a job that involved working rotating shifts, so I was frequently off during the day. Because of this I spent as much time with her fulfilling the traditional "mom" role as did her mother. One of the things we often did to pass the time was put on music and dance around the family room. She was still a baby the first time this song happened to come on, and I decided right there on the spot that it would be the song we danced to on her wedding day."
Nyanyikanlah lagu ini untuk anak-anak kita dan kita, semoga setiap generasi tumbuh dalam kebenaran, senantiasa melihat terang di sekitar mereka, berani, berdiri tegak dan teguh, sebagaimana selayaknya seorang muda.



May God bless and keep you always
May your wishes all come true
May you always do for others
And let others do for you
May you build a ladder to the stars
And climb on every rung
May you stay forever young
Forever young, forever young
May you stay forever young.


May you grow up to be righteous
May you grow up to be true
May you always know the truth
And see the lights surrounding you
May you always be courageous
Stand upright and be strong
May you stay forever young
Forever young, forever young
May you stay forever young.

May your hands always be busy
May your feet always be swift
May you have a strong foundation
When the winds of changes shift
May your heart always be joyful
And may your song always be sung
May you stay forever young
Forever young, forever young
May you stay forever young.

Smaragdlaan 136, 2332 JX Leiden

Today in History